Kamis, 13 Mei 2010

Konsep, Variabel dan Dimensi (bagian 2)

Hipotesis penelitian (mohon dibedakan dengan hipotesis statistik: H0 dan HA) berisikan hubungan atau keterkaitan antar konsep atau antar variabel. Bilamana hipotesis tersebut memuat aras hubungan atar konsep disebut hipotesis mayor, sedangkan jika memuat aras hubungan antar variabel disebut hipotesis minor.






Konsep yang tertuang di dalam hipotesis bersifat unobservable atau berbentuk konstruks, sehingga di dalam pembuktian hipotesis memerlukan instrumen penelitian. Di sisi lain, juga terdapat beberapa variabel penelitian yang bersifat unobservable atau berbentuk konstruks, sehingga juga memerlukan instrumen penelitian, umumya berupa kuisioner.

Komponen-komponen penyusun konsep secara struktur dapat dijelaskan sebagai berikut:

(1) Konsep: tersusun atas partikular-partikular, dimana partikular ini disebut dengan variabel
(2) Variabel: tersusun atas partikular-partikular, dimana partikular ini disebut dengan dimensi
(3) Dimensi: tersusun atas partikular-partikular, dimana partikular ini disebut dengan indikator
(4) Indikator: tersusun atas partikular-partikular, dimana partikular ini disebut dengan item.

Tentunya, di dalam realita penelitian, tidak sama persis dengan struktur tersebut. Kadang-kadang suatu penelitian hanya ingin membuktikan hipotesis minor, sehingga tidak ditemukan konsep. Di sisi lain, sering partikular yang terkandung di dalam variabel hanya berupa indikator, sehingga tidak ditemukan dimensi dan item.

Instrumen penelitian, baik berupa kuisioner ataupun daftar isian, pada dasarnya adalah kumpulan kalimat yang mengandung makna sebagai stimuli terhadap responden, agar responden mampu memberikan respon terhadap item yang diukur. Namun demikian, jika partikular yang terkandung di dalam variabel hanya berupa indikator, maka kalimat stimuli pada instrumen penelitian adalah komponen indikator bersangkutan.