Minggu, 02 Oktober 2011

MACAM-MACAM MODEL BAJU HAMIL


Bahan yang cocok untuk busana perempuan hamil adalah bahan yang dapat menyerap air, sehingga memberikan rasa nyaman pada si pemakai. Model busana terusan cocok dibuat dari bahan yang bertekstur sedang, tidak tebal tetapi juga tidak terialu tipis. Pilihan motif dapat menggunakan bahan bermotif kembang atau bahan polos. Untuk busana hamil yang dibuat dari bahan polos, dapat ditambahkan variasi seperti renda, bordir, sulaman, dan pemanis atau aksen lainnya.
Model atas berupa blus yang dipadukan dengan rok, celana panjang, atau kulot dapat dibuat dari bahan yang sama (setelan) atau bahan yang berbeda, tetapi merupakan pasangan dengan kombinasi yang serasi. Untuk bahan blus, pilihlah yang tipis, sedangkan untuk rok, celana, atau kulot dibuat dari bahan yang tebal.
Pilihan jenis bahan tergantung pada tujuan pemakaiannya. Untuk pemakaian sehari-hari dapat menggunakan bahan katun kembang berwarna cerah. Model blus sangat cocok dibuat dari bahan yang bercorak kecil, sedangkan baju terusan bisa dibuat dari bahan yang bercorak lebih besar.
            Busana untuk bepergian dibuat dari bahan yang lebih halus (mahal)seperti bahan ciffon.Rok, celana, dan kulot dibuat dari bahan yang tebai, tetapi tidak kaku seperti bahan tropical. Untuk acara khusus atau pesta, pilihan bahan harus istimewa, seperti sutera atau bahan yang berkesan mewah.


Model A
Baju : terusan dari bahan bergaris dengan garis pinggang ditinggikan. Badan di bagian    atas garis dibuat serong, bagian bawahnya dibuat memanjang. Kerung leher membulat, lengan  setali, belahan di bagian garis tengah muka yang dihias 3 koncing hias.
Rok : berupa rok kerut, bagian sisi rok di bagian bawah dibuat belahan. Pada sisi badan kiri dan kanan dipasang tali yang pemakaiannya diikatkan ke belakang.

Model B
Baju : terusan dengan bentuk A line. Bagian bawah dibuat lebih lebar daripada model A diatas. Garis pinggang ditinggikan. Kerah setengah rebah, lengan licin, belahan di garis tengah, di tengah muka dihias dengan 3 kancing hias.
Rok : berupa rok kerut, dipasang tali pada sisi kiri dan kanan yang diikatkan kebelakang. Pilihan bahan dapat dipilih berupa bahan polos atau berkembang yang sedang ketebalannya

Model C
Baju : terusan dengan garis princes. Tanpa lengan, leher segi empat dengan hiasan pita kecil.
Rok : rok dikembangkan, pada garis princes dibuat lipit sungkup. Dipasang tali di pinggang yang diikatkan ke belakang. Pilihan bahan sebaiknya berupa bahan polos


Model D
Blus : Panjangnya sampai di tinggi duduk. Lengan licin, kerung leher membulat dan membentuk huruf V. Belahan menyerong ke kiri dengan 3 kancing hias. Blus bagian bawah dilebarkan. Bahan sebaiknya dipilih yang bermotif kembang
RokBentuk rok berupa rok suai, dikembangkan di pinggang dan dipasang elastik yang lebarnya kurang lebih 3 cm. Sebaiknya dipilih bahan yang berwarna gelap yang serasi dengan bahan blusnya




Model E
Blus : Panjangnya sampai tinggi duduk. Terdapat pas bahu dengan hiasan lipit jarum. Lengan licin, kerung leher bulat, belahan pada garis tengah muka dihias dengan 3 kancing hias. Badan bagian bawah dibuat lipit searah. Sebaiknya dibuat dari bahan polos
Rok : Bentuk rok berupa rok suai, dikembangkan di pinggang dan dipasang elastik yang lebarnya kurang lebih 3 cm. Pilihan bahan berupa bahan berwarna tua yang serasi dengan blus


Model F
Blus : Panjangnya sampai tinggi dudu. Tanpa lengan dengan kerung lengan berbentuk V. Pas bahu dan di bagian bawahnya terdapat kerutan untuk mengembangkan bagian badan. Model ini dapat memakai bahan yang sedang ketebalanya, polos atau berkembang
Rok : Rok suai, pinggang dikembangkan dan dipasang elastik yang lebarnya kurang lebih 3 cm. bahan yang digunakan berwarna gelap dan agak tebal sesuai dengan blus

Model G
Blus : Panjangnya sampai tinggi duduk. Dengan pas bahu atau dada yang memanjang sampai kurang lebih 5 cm dari pinggang. Di bawah pas bahu atau dada dibuat kerutan., kerah board (shanghai), lengan licin, belahan pada garis tengah muka dengan 3 kancing hias. Badan dikembangkan. Bahan yang dipakai sedang tebalnya, polos atau kembang
Celana : Dari bahan agak tebal berwarna gelap tetapi sesuai dengan blus. Pinggang dikembungkan dan dipasang elastik yang lebarnya kurang lebih 3 cm


Model H
Blus : Panjangnya sampai tinggi duduk. Kerah setengah rebah dengan ujung meruncing. Lengan licin sepanjang tiga per empat lengan, di ujung lengan di buat manset. Belahan pada garis tengah muka dihias dengan 5 kancing hias. Badan dikembangkan. Sisi badan kiri dan kanan bagian bawah dibuat belahan. Pilihan bahan sebaiknya bermotif polos dan berwarna muda
Celana : Bentuk pinggang dikembangkan dan dipasang elastik yang lebarnya kurang lebih 3 cm. Lebar celana bagian bawah (kaki) berukuran sedang. Pilihan bahan polos agak tebal, warna harus sesuai dengan warna blus

Tidak ada komentar: