Selasa, 18 Mei 2010

Menghias pakaian dengan tusuk hias

Untuk membuat hiasan pada permukaan kain digunakan tusuk hias. Kegiatan ini disebut juga dengan teknik sulaman yaitu teknik membuat ragam hias pada permukaan kain dengan benang. Benang tersebut diatur secara dekoratif pada permukaan kain dengan jalan menusukkan benang dengan bermacam-macam cara. Macammacam tusuk ini dinamakan dengan tusuk hias. Tusuk hias terdiri atas dua kelompok yaitu tusuk hias dasar dan tusuk hias variasi. Tusuk hias dasar yaitu tusuk-tusuk yang merupakan dasar untuk membuat tusuk hias variasi. Tusuk variasi yaitu tusuk yang berasal dari variasi tusuk hias dasar baik dengan memvariasikan arah, jarak dan sebagainya sehingga menghasilkan bermacam-macam tusuk dengan gaya yang berbeda.






A. TUSUK HIAS DASAR

Tusuk hias dasar ada tiga belas macam yatu :

1) Tusuk jelujur
yaitu tusuk yang mempunyai arah horizontal ukuran dan jarak turun naik tusuk diatur sama panjang.





2) Tusuk veston
yaitu tusuk yang mempunyai dua arah yaitu arah vertikal dan arah horizontal, kaki tusuk arah vertikal dan arah horizontal mempunyai pilinan






3) Tusuk flanel
yaitu tusuk yang mempunyai arah diagonal dan pada bagian atas dan bagian bawah tusuk bersilang






4) Tusuk batang
yaitu tusuk yang mempunyai arah diagonal dan setengah dari ukuran tusuk masing-masing saling bersentuhan





5) Tusuk pipih
yaitu tusuk yang dibuat turun naik sama panjang dan menutup seluruh permukaan ragam hias.








6) Tusuk rantai
yaitu tusuk mempunyai arah horizontal atau vertikal dimana masing-masing tusuk saling tindih menindih sehingga membentuk rantai-rantai yang sambung menyambung.







7) Tusuk silang
yaitu tusuk yang mempunyai arah diagonal dan pada garis tengahnya ada persilangan antara tusuk bagian atas dan tusuk bagian bawah.






8) Tusuk biku
yaitu tusuk yang mempunyai arah diagonal ke kiri dan ke kanan







9) Tusuk palestrina
yaitu tusuk mempunyai arah horizontal dan setiap tusukan mempunyai tonjolan atau buhulan








10) Tusuk kepala peniti
yaitu tusuk yang mempunyai pilihan pada permukaan kain dan menutup semua permukaan ragam hias.







11) Tusuk tikam jejak
yaitu tusuk yang mempunyai arah horizontal dan setengah dari ukuran tusuk saling bersentuhan sehingga pada permukaan kelihatan seperti setikan mesin.








12) Tusuk balut
yaitu tusuk yang mempunyai arah diagonal yang dilakukan di atas benang lain atau pada pinggir ragam hias yang dilobangi.









13) Tusuk Holben
yaitu tusuk yang mempunyai arah horizontal dan vertikal dan jarak turun naik tusuk diatur sama panjang sehingga berbentuk jajaran.







B. TUSUK HIAS VARIASI

 yaitu tusuk yang merupakan variasi dari tusuk-tusuk dasar, variasi tusuk-tusuk dasar tersebut dapat dilakukan dengan merubah arah, ukuran, jarak tusuk atau mengkombinasikan satu tusuk dengan tusuk yang lain sehingga dari satu tusuk dasar dapat menghasilkan bermacam-macam tusuk variasi yang mempunyai nama tersendiri misalnya variasi dari tusuk silang disebut tusuk silang ganda, variasi dari tusuk rantai tusuk rantai terbuka atau tusuk tulang ikan, variasi tusuk pipih disebut long and short stich, variasi tusuk flanel disebut tusuk chevron dan lainnya. Berikut beberapa contoh tusuk hias variasi :

Variasi tusuk flanel





Variasi tusuk holben







10 komentar:

Friez mengatakan...

bagus-bagus postingannya.. ce saya jadi bisa belajar jahit deh.. makasih bgt ya... :)

Ir Aziza mengatakan...

salam kenal mbk,,,
mbk, tolong diposting dunk, cara membuat busana celana kerja wanita. kn udah pake blazer tinggal buat celananya. makasih

ANA ARISANTI mengatakan...

pola celana wanita dah ada mbak klik laman menjahit diatas klik no 29 pola celana wanita atau kopi paste link berikut
http://anaarisanti.blogspot.com/2011/04/pola-dasar-celana-wanita.html

Anonim mengatakan...

salam kenal,makasih ya polanya saya akan coba membuat celana untuk suami saya.......

Anonim mengatakan...

mba, kok caranya ngga dijelasin. aku pernah dapet pelajaran ini waktu SMP, tapi lupa lagi mba hihihi... makasih.

Anonim mengatakan...

MAKASIH BANYAAAAAKKK ..!!
kebetulan ada tugas,haha

Taufik mengatakan...

Kalo yang namanya Tusuk Tulang ada nggak ya? kalau ada contohnya seperti apa?

Rohman Al Banna mengatakan...

artikelnya bagus-bagus deh

hartati bongaya mengatakan...

Salam kenal mbak,q suka bgt dengan blog mb ini,sangat berguna skali dan ndak bertele tele pas bgt,lengkap lg,bgus bwt pemula yg br bljar,tetap semangat dan selalu berbagi ilmu dengan kita2 yg br bljr

astry ashar mengatakan...

terima kasih ya mbk Ana.. Sebagai pemula yang baru belajar menjahit, saya banyak belajar dari blog mbk ini...sekali lagi ,terima kasih...semoga sukses selalu dalam membagikan ilmu yang bermanfaat... amin.